Kelola Sampah Lebih Mudah dengan Kirim Sampah di Waste4Change

Kelola Sampah Lebih Mudah dengan Kirim Sampah di Waste4Change

 

 

Sampah yang menumpuk di rumah tentu tidak sedap untuk dipandang, karena itu mengelolanya menjadi salah satu hal yang bisa dilakukan. Apabila Anda memiliki sampah anorganik, Anda bisa kirim sampah tersebut ke Waste4Change untuk dikelola. Sedangkan sampah organik bisa Anda kembangkan untuk menjadi kompos pribadi.

Di dunia, saat ini sampah plastik menjadi hal yang penting untuk diperhatikan, sebab ia menjadi masalah di banyak tempa. Tidak hanya di negara berkembang seperti Indonesia, negara dunia pertama dan kedua di dunia juga memiliki masalah yang sama. Inilah kenapa kesadaran untuk mengelola sampah menjadi hal penting yang harus dilakukan oleh semua orang.

Untuk Anda yang ingin mengelola sampah anorganik, berikut ini beberapa fakta menarik mengenainya. Dengan mengetahui fakta tersebut, Anda akan semakin sadar diri terkait dengan pentingnya menjaga lingkungan sekitar.

 

Berbagai Fakta Kirim Sampah Anorganik untuk Dikelola

 

1. Pengetahuan Mengenai Jenis Sampah

Sampah memiliki beberapa jenis, jenis yang pertama adalah anorganik, organik dan sampah B3. Setiap sampah memiliki spesifikasinya sendiri, begitu juga dengan cara mengolahnya, sehingga penting untuk membedakannya satu persatu.

Sampah yang bisa diolah dan memiliki jumlah yang banyak saat ini adalah sampah plastik. Sampah plastik bisa ditemukan dimana saja, mulai dari bidang rumah tangga, marketing dan pemasaran, serta ranah domestik. Inilah yang menyebabkan menumpunya sampah plastik.

Pengurangan sampah plastik sudah bisa dilakukan saat ini dengan makin sadarnya masyarakat terhadap dampak plastik dalam jangka waktu yang panjang. Apabila Anda ingin mengurangi jumlah sampah plastik, Anda bisa menggunakan tas pribadi yang bisa dipakai kembali setelah digunakan.

2. Lembaga yang Mengelola Sampah

Kesadaran masyarakat Indonesia yang tinggi ternyata melibatkan banyak pihak, terutama untuk mengelola sampah plastik dan anorganik. Saat ini di Indonesia sudah ditemukan banyak lembaga dan layanan yang menyediakan pengelolaan sampah kepada masyarakat.

Dengan menggunakan layanan kirim sampah anorganik yang mereka miliki, maka Anda bisa membantu mengelola sampah anorganik di lingkungan sekitar. Salah satu lembaga yang mengelola sampah di Indonesia adalah Waste4change, yang memiliki berbagai program menarik untuk mengelola sampah.

Program unggulan yang dimiliki oleh lembaga ini adalah mengirimkan sampah anorganik ke bengkel utama mereka, kemudian melakukan daur ulang. Dengan begitu, sampah yang ada di sekitar lingkungan Anda bisa dengan mudah berkurang dan disalurkan ke tempat lain yang akan menggunakannya kembali.

3. Tentang Program Kirim Sampah Waste4Change

Program pengiriman sampah ini sebenarnya memiliki konsep yang sederhana. Sebagai masyarakat, tentu Anda memiliki sampah anorganik yang harus didaur ulang, sebab membutuhkan waktu yang lama untuk membusukkannya di alam.

Layanan ini menyarankan Anda untuk mendaur ulang sampah tersebut menjadi karya tangan yang menarik. Namun jika tidak bisa melakukannya pengiriman sampah sebaiknya dilakukan untuk membuat sampah di TPS maupun TPA bisa berkurang secara signifikan.

Setelah Anda melakukan proses pengiriman sampah tersebut, pihak dari lembaga ini akan mengirimkannya sampah ke pihak yang membutuhkan dan akan menggunakannya sebagai bahan utama daur ulang. Sehingga sampah-sampah bisa lebih baik dalam proses pengelolaannya.

4. Sampah yang Boleh Dikirimkan

Sampah yang hendak Anda kirimkan ke program Send Your Waste tentunya harus sampah anorganik yang sudah tercover dalam program tersebut. Agar Anda tidak salah dalam mengirimkan sampah anorganik ataupun plastik, berikut adalah beberapa jenis sampah yang tidak bisa dikirimkan, diantaranya:

  • Sampah medis tidak diterima oleh layanan pengelolaan sampah ini karena dikhawatirkan akan menularkan penyakit.
  • Sebaiknya Anda tidak melakukan pengiriman sampah elektronik, sebab ia membutuhkan peralatan yang lebih kompleks untuk di daur ulang.
  • Anda juga tidak boleh kirim sampah bahan beracun atau berbahaya, seperti bohlam lampu dan baterai, sebab akan membuat ruang kerja pengelolaan sampah menjadi tidak aman.
  • Sampah plastik refill dan sachet tidak boleh dikirimkan ke layanan ini, sebab akan membutuhkan waktu yang alam untuk proses daur ulangnya.
  • Anda juga tidak diperkenankan untuk mengirimkan Styrofoam, misalnya cup mi instan kemasan atau pembungkus karet.

5. Cara Kerja Pengiriman Sampah yang Benar

Apabila Anda tertarik dengan layanan ini, berikut adalah panduan langkah yang harus Anda lakukan, dengan begitu sampah anorganik bisa diterima dengan baik dan dikelola dengan benar.

a. Pilah Sampah

Langkah pertama adalah memilah sampah yang hendak dikirimkan, pastikan tidak ada sampah yang dilarang untuk dikirimkan. Pemilahan sampah secara mandiri dimaksudkan untuk mempermudah petugas memilah kembali sampah yang Anda kirimkan.

b. Lakukan Pengisian Form

Setelah proses pemilahan sampah selesai, Anda bisa mengisi formulir Send Your Waste yang tersedia di situs resmi program tersebut. Isi formulir dengan lengkap dan data diri sesuai dokumen yang dimilik, sehingga pihak pengelola bisa mengetahui siapa yang mengirimkan sampah.

c. Kemas Sampah

Kemas dengan baik sampah tersebut di kardus yang sudah Anda siapkan. Dalam proses pengiriman, pastikan sampah dalam keadaan kering sehingga tidak membuat kardus menjadi basah.

d. Kirimkan Sampah

Pilih layanan pengiriman yang hendak Anda lakukan, bisa menggunakan jasa ekspedisi ataupun jasa transportasi daring. Pastikan Anda menuliskan alamat lengkap lembaga pengelolaan sampah ini yang terletak di Bekasi Timur.

Setelah sampah sampai, maka proses daur ulang akan dimulai dan sampah ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Program kirim sampah ini menjadi program yang tidak hanya mudah namun juga bisa menyelamatkan bumi. Anda bisa turut membantu mengembangkan program tersebut dengan memberikan donasi agar proses daur ulang bisa berjalan lancar.